Bogor,buserkriminalitas,com, Pemerintah telah menggelontorkan Anggaran ADD, DD, dan BANPROP, yang terangkum dalam RAPBD desa,maka desa dalam hal pembangunan dan pertumbuhan perekonomian akan semakin pesat peningkatannya.
Sesuai intruksi presiden (inpres) no 4 tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim diantaranya.
1.pengeluaran pengurangan beban masyarakat.
2.peningkatan pendapatan masyarakat.
3.penurunan kantong kantong kemiskinan
Hasil investigasi para awak media berkunjung ke kepala wa uteng kepala desa kutamekar kecamatan cariu kabupaten bogor propinsi jawa barat sangat disayangkan beberapa kali ke desa dan ke rumahnya,selalu tidak ada ditempat ,menurut stap desa wa uteng tidak masuk kantor karna ada kegiatan dan kegiatan diluar kantor desa.
Menurut pandangan team awak media wa uteng jarang masuk kantor diduga selalu menghindar dari kejaran wartawan sebab wa uteng menurut sumber dari tokoh masarakat yang enggan disebutkan namanya pekerjaan dikerjakan oleh orang cv/pengusaha, bahwa kades dalam hal kepeminpinan didesa tidak transparan/bertangan besi terkait anggaran bidang kemasyarakatan dan bidang pemberdayaan masyarakat sama sekali tidak tau dan tidak adanya program didesa termasuk ketahanan pangan,
sungguh sangat heran yang ada bukan pembangunan insprastruktur jalan jalan melainkan membangun rumahnya yang mentereng seperti bak istana,apalagi masyarakat setempat diyakini pasti tidak tau anggaran berapa jumlahnya dan dialokasikan untuk apa saja kata tokoh masyarakat dan lebih jelasnya silahkan tanyakan langsung ke kades karna yg tau sepenuhnya yaitu kades dan orang orang terdekat saja, sebab tidak terbuka terkait semua program yang ada didesa kutamekar.
Papan informasi RAPBD saja tidak ada atau tidak dipasang didepan kantor desa jelas ini bertentangan dengan keterbukaan informasi publik UU nomer 14 tahun 2008 .
Ditempat lain kami selaku awak media minta pandangan terhadap edwar silalahi SH,MH.selaku ketua LSM GARDAK jabar.ia bersteatmen dengan lantang berbicara saya sangat geram apabila ada kepala desa yang memanfaatkan jabatan politiknya hanya untuk memperkaya diri sendiri dengan tidak adanya transparansi publik dan dengan semena mena dalam hal pekerjaan pisik diborongkan dan anggaran pembinaan pemberdayaan secara tidak langsung ditutup tutupi,
kami menyakini desa kutamekar banyak anggaran yg diduga digelapkan,dan dimar'up maka dari itu kami atas nama LSM GARDAK akan melaporkan kepada aparat penegak hukum ke kejaksaan tinggi bandung/kejati bila perlu ke KPK supaya kades wa uteng dipanggil diperiksa terkait dugaan penggelapan dalam hal penggunaan uang rakyat,biar menjadi efek jera
(Team)
Posting Komentar untuk "DIDUGA ANGGARAN DANA DESA KUTAMEKAR DIGELAPKAN"